VIRAL! AKSI CAMAT DI KABUPATEN KARO JADIKAN PUNGGUNG SEORANG PRIA SEBAGAI PIJAKAN UNTUK MENYEBERANGI KUBANGAN AIR, PEMKAB AKUI TIDAK ETIS

VIRAL! AKSI CAMAT DI KABUPATEN KARO JADIKAN PUNGGUNG SEORANG PRIA SEBAGAI PIJAKAN UNTUK MENYEBERANGI KUBANGAN AIR, PEMKAB AKUI TIDAK ETIS




KARO, SUMATERA UTARA – 7 NOVEMBER 2026

Sebuah aksi yang melibatkan seorang camat di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mendadak menjadi perbincangan hangat dan viral di berbagai platform media sosial. Video yang memperlihatkan seorang pejabat publik menginjak punggung seorang pria untuk menyeberangi kubangan air tersebut menuai beragam reaksi dan kritik dari masyarakat.

Peristiwa itu menjadi sorotan karena dinilai tidak mencerminkan sikap dan keteladanan seorang pejabat pemerintahan yang seharusnya menjunjung tinggi etika, kesopanan, serta penghormatan terhadap martabat sesama manusia.

Dalam video yang beredar dan dilihat pada Jumat (6/11/2026), terlihat seorang pria mengenakan pakaian hitam berada di dalam kubangan air menyerupai parit. Tidak lama kemudian, seorang camat bersama pria lainnya tampak menginjak bagian punggung pria tersebut untuk melintasi kubangan agar tidak terkena air.

Aksi tersebut kemudian memancing perhatian publik. Sejumlah masyarakat mempertanyakan kepantasan tindakan seorang pejabat yang seharusnya memberikan contoh baik kepada masyarakat.

PEMKAB KARO AKUI TINDAKAN KURANG ETIS

Pemerintah Kabupaten Karo akhirnya memberikan penjelasan terkait video viral tersebut.

Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, menyampaikan bahwa kejadian tersebut menurut penjelasan yang diterimanya hanyalah sebatas candaan atau kegiatan seru-seruan bersama. Ia juga membantah adanya unsur pemaksaan terhadap pria yang berada di dalam kubangan air.

"Seru-seruan orang itu aja nya itu, camatnya pun biasa ke ladang itu. Cuma seru-seruan dia ramai-ramai kan, bukan dipaksanya (siksa), seloroh-seloroh," kata Gelora, sebagaimana diberitakan detikSumut, Jumat (6/11/2026).

Gelora turut menjelaskan bahwa pria yang punggungnya diinjak tersebut bukan merupakan staf maupun bawahan camat. Ia menduga pria itu adalah masyarakat setempat atau pemilik ladang di wilayah Kecamatan Barusjahe.

ALASAN CANDAAN TIDAK MENGHILANGKAN PERSOALAN ETIKA

Meskipun Pemkab Karo menyebut kejadian tersebut sebagai candaan dan membantah adanya pemaksaan, Sekda Kabupaten Karo tetap mengakui bahwa tindakan tersebut kurang pantas dilakukan oleh seorang pejabat publik.

Pihak pemerintah daerah bahkan menyatakan akan memberikan teguran kepada camat yang bersangkutan sebagai bentuk evaluasi terhadap perilaku dan etika aparatur pemerintahan.

"Memang secara etis perbuatan itu kurang etis biarpun hanya seru-seruan, kita akan memberikan teguran nanti," tuturnya.

PEJABAT PUBLIK DITUNTUT MENJUNJUNG MARTABAT MASYARAKAT

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa jabatan publik bukan sekadar kewenangan administratif, melainkan juga tanggung jawab moral untuk memberikan teladan kepada masyarakat.

Seorang camat sebagai pemimpin pemerintahan di tingkat kecamatan semestinya mengedepankan sikap santun, menghargai masyarakat, serta menjaga kehormatan dan martabat setiap orang dalam berbagai situasi.

Terlepas dari apakah peristiwa tersebut dilakukan atas dasar candaan atau tanpa unsur paksaan, kepantasan tindakan tetap menjadi hal yang perlu diperhatikan.

Publik juga berharap agar Pemerintah Kabupaten Karo melakukan evaluasi secara objektif, memberikan pembinaan kepada aparatur terkait, serta memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali.

CATATAN REDAKSI

Media Medan Bicara memandang bahwa setiap pejabat publik harus menjadi teladan dalam sikap, perilaku, dan pelayanan kepada masyarakat. Kritik terhadap pejabat merupakan bagian dari kontrol sosial yang dijamin oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Pemberitaan ini disusun dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah, keberimbangan informasi, serta Kode Etik Jurnalistik. Pihak camat yang bersangkutan tetap perlu diberikan kesempatan menyampaikan klarifikasi agar masyarakat memperoleh informasi secara utuh dan berimbang.

MEDAN BICARA www.medanbicara.web.id

Informasi publik, kontrol sosial, dan suara masyarakat.

Posting Komentar

0 Komentar